Soal & Jawaban Sumatif Tengah Semester Pendidikan Pancasila Kelas 12 Semester 1
Kherysuryawan.id – Kumpulan Soal Ulangan Asesmen Sumatif Tengah Semester Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 12 Semester 1 Kurikulum Merdeka Nasional.
Halo sahabat kherysuryawan yang berbahagia, selamat
berjumpa kembali di website pendidikan ini. Pada postingan kali ini admin akan
memberikan informasi seputar soal-soal untuk pelaksanaan asesmen sumatif akhir semester
khususnya pada mata pelajaran Pendidikan pancasila di kelas 12 SMA.
Seperti kita ketahui bersama bahwa mata pelajaran
pendidikan pancasila merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang akan di
pelajari di jenjang SMA. Mata pelajaran pendidikan pancasila merupakan
pengganti mapel PPKN namun materi yang akan di pelajari di pendidikan pancasila
tidak jauh beda dengan materi pada mapel PPKN.
Pada pembelajaran pendidikan pancasila di kelas 12
semester 1, ada beberapa bab yang akan di pelajari diantaranya yaitu sebagai
berikut :
Bab 1 Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat
A. Saya dan Pancasila
B. Saya Ber-Pancasila
C. Laporan Rancangan Portofolio
Bab 2 Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global
A. Kekuatan dan Peluang Bangsa dan Negara Indonesia
B. Kelemahan dan Tantangan Bangsa dan Negara Indonesia
C. Pancasila sebagai Pemandu
Bab 3 Kesadaran Warga Negara dalam Menghadapi Kasus
Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban
A. Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga
Negara yang Bertentangan dengan UUD NRI
Tahun 1945
B. Menginisiasi Proyek Kampanye Antipelanggaran Hak dan
Pengingkaran Kewajiban Warga Negara
C. Kasus Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban serta
Upaya Warga Negara dalam Mencegahnya di Lingkungan Sekitar.
Seluruh materi tersebut pastinya akan di pelajari oleh
siswa dan untuk mengetahui tingkat penguasaan materinya maka guru akan
melakukan asesmen. Nah, melalui postingan ini admin telah menyiapkan kumpulan
soal-soal yang berasal dari seluruh materi yang telah di sebutkan diatas. Soal-soal
yang akan di bagikan disini telah dilengkapi dengan kunci jawabannya sehingga dapat
dijadikan sebagai bahan latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi Asesmen
Sumatif Tengah Semester.
Baiklah di bawah ini kumpulan soal Asesmen Sumatif Tengah
Semester (STS) mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 12 Semester 1 yang
telah di lengkapi dengan kunci jawabannya.
SOAL ASESMEN SUMATIF TENGAH SEMESTER MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 12 SEMESTER 1
1. Pernyataan Presiden Pertama, Ir. Sukarno, menjelaskan
bahwa nilai-nilai Pancasila sudah dipraktikkan oleh nenek moyang kita. Hal ini
berarti bahwa Pancasila adalah:
Produk baru hasil pemikiran para pendiri bangsa
B. Nilai-nilai tradisional yang dikaji ulang oleh para
pendiri bangsa
C. Nilai-nilai yang hanya ditemukan dalam masyarakat
modern
D. Tradisi yang hanya berkembang di Pulau Jawa
E. Gagasan yang diadopsi dari budaya asing
Kunci Jawaban: B
2. Berdasarkan teks di atas, gotong royong merupakan
salah satu tradisi yang ditemukan oleh Sukarno dan para pendiri bangsa sebagai
contoh praktik: A. Kepentingan individu
B. Kepentingan kolektif
C. Persaingan antar masyarakat
D. Kepentingan kelompok tertentu
E. Kepercayaan terhadap Tuhan
Kunci Jawaban: B
3. Tradisi “sinoman” di Jawa, yang dilakukan pada acara
pernikahan, menggambarkan praktik: A. Kehidupan gotong royong masyarakat Jawa
B. Keberhasilan pertanian masyarakat desa
C. Pemaksaan kehendak antarindividu
D. Penggunaan alat tradisional dalam pertanian
E. Kebiasaan individu bekerja sendiri
Kunci Jawaban: A
4. Musyawarah dalam masyarakat Indonesia menggambarkan
nilai Pancasila yang terkandung dalam sila: A. Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
dalam Permusyawaratan/Perwakilan
E. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Kunci Jawaban: D
5. Dalam tradisi gotong royong, selain kerja sama, yang
juga menjadi aspek penting adalah: A. Kepemimpinan yang kuat
B. Kepedulian satu sama lain
C. Kepentingan ekonomi semata
D. Peran individu yang dominan
E. Pemberian hadiah setelah bekerja
Kunci Jawaban: B
6. Apa yang dimaksud dengan "nganggung" dalam
tradisi masyarakat Bangka? A. Membawa dulang berisi makanan ke masjid saat
menyambut hari besar
B. Menyiapkan tempat tidur tamu pada acara pernikahan
C. Mendengarkan musyawarah di balai desa
D. Menanam benih secara gotong royong di sawah
E. Melaksanakan upacara keagamaan di pura
Kunci Jawaban: A
7. Musyawarah yang dilakukan dalam lingkungan keluarga
dan masyarakat mencerminkan prinsip: A. Persaingan yang sehat
B. Kesetaraan dan respek antarindividu
C. Dominasi satu pihak dalam pengambilan keputusan
D. Otoritas mutlak kepala keluarga
E. Pemaksaan kehendak mayoritas
Kunci Jawaban: B
8. Berdasarkan hasil jajak pendapat Kompas tahun 2022,
pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan pejabat dinilai lebih buruk
karena: A. Kasus korupsi yang tinggi
B. Tingginya tingkat pendidikan pejabat
C. Terlalu banyak peraturan pemerintah
D. Minimnya partisipasi masyarakat
E. Kurangnya teknologi informasi
Kunci Jawaban: A
9. Apa yang menjadi tujuan utama pengamalan nilai-nilai
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari? A. Menciptakan persaingan antarwarga
B. Memperkuat kepentingan golongan tertentu
C. Mencapai kedamaian dan kerukunan
D. Meningkatkan status sosial individu
E. Menjadikan Indonesia negara adidaya
Kunci Jawaban: C
10. Prinsip utama dalam musyawarah yang dilakukan oleh
masyarakat Indonesia adalah: A. Kesetaraan dan hak menyampaikan pendapat
B. Kepentingan pribadi yang diutamakan
C. Pengambilan keputusan oleh satu orang
D. Diskusi terbuka tanpa batas waktu
E. Dominasi pendapat kelompok mayoritas
Kunci Jawaban: A
11. Tradisi “marsialapari” di Mandailing merupakan contoh
dari: A. Pertanian modern yang efisien
B. Gotong royong dalam pembangunan rumah
C. Tradisi musyawarah dalam keluarga
D. Upacara adat keagamaan
E. Kegiatan berburu yang melibatkan seluruh desa
Kunci Jawaban: B
12. Nilai "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab"
menekankan pada pentingnya: A. Kekuasaan yang absolut
B. Kerja sama antarnegara
C. Pemaksaan satu nilai budaya
D. Penghormatan terhadap hak asasi manusia
E. Peningkatan ekonomi individu
Kunci Jawaban: D
13. Salah satu contoh perilaku yang mencerminkan sila
"Persatuan Indonesia" adalah: A. Menyebarkan berita palsu yang
memecah belah
B. Memaksakan pandangan politik kepada orang lain
C. Bekerja sama untuk kebersihan lingkungan
D. Menolak keberadaan agama lain
E. Mementingkan diri sendiri di atas orang lain
Kunci Jawaban: C
14. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat
dapat ditingkatkan dengan cara: A. Meningkatkan jumlah pejabat pemerintah
B. Mengajarkan Pancasila hanya di sekolah
C. Menyebarkan pemahaman nilai-nilai Pancasila sejak dini
D. Menciptakan kelompok elit yang memahami Pancasila
E. Menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah
Kunci Jawaban: C
15. Prinsip utama dalam gotong royong yang membedakannya
dengan bentuk kerja sama lainnya adalah: A. Fokus pada keuntungan finansial
B. Adanya pemimpin tunggal
C. Berasaskan kepentingan kolektif, bukan individu
D. Kewajiban membayar setelah bekerja
E. Menggunakan alat modern untuk efisiensi
Kunci Jawaban: C
16. Tradisi "Rambu Solo’" di Toraja merupakan
contoh dari: A. Upacara kematian yang melibatkan masyarakat
B. Tradisi pernikahan yang megah
C. Pertanian berkelompok
D. Perayaan kemenangan dalam peperangan
E. Ritual keagamaan di laut
Kunci Jawaban: A
17. Pengamalan sila "Kerakyatan yang Dipimpin oleh
Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan" ditunjukkan oleh
tindakan: A. Mendiktekan keputusan kepada warga
B. Mengambil keputusan bersama melalui musyawarah
C. Membuat keputusan tanpa melibatkan masyarakat
D. Memberikan otoritas penuh kepada seorang pemimpin
E. Menyebarkan berita untuk menghasut kelompok tertentu
Kunci Jawaban: B
18. Apakah prinsip dasar dari "Keadilan Sosial bagi
Seluruh Rakyat Indonesia"? A. Kebebasan sepenuhnya tanpa batas
B. Kesejahteraan yang hanya untuk golongan tertentu
C. Kesejahteraan yang merata untuk seluruh rakyat
D. Meningkatkan persaingan antarindividu
E. Mengutamakan hak milik pribadi di atas segalanya
Kunci Jawaban: C
19. Nilai "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam
Pancasila menegaskan bahwa bangsa Indonesia: A. Menolak keberadaan Tuhan
B. Menyembah Tuhan Yang Maha Esa dengan berkeadilan
C. Memaksa agama tertentu kepada orang lain
D. Hanya mematuhi satu agama
E. Mengutamakan ritual adat di atas segalanya
Kunci Jawaban: B
20. Bagaimana pengamalan nilai-nilai Pancasila dapat
berdampak pada kemajuan bangsa Indonesia?
Menghilangkan budaya lokal
B. Menciptakan perselisihan antarkelompok
C. Membangun kerukunan dan kedamaian
D. Meningkatkan kekuatan militer
E. Memusatkan kekuasaan pada satu pihak
Kunci Jawaban: C
MATERI 2
21. Individualisme merupakan salah satu tantangan besar
yang dihadapi bangsa Indonesia di era globalisasi. Individualisme ini
menekankan pada kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama. Bagaimana
pendekatan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga, "Persatuan
Indonesia," dapat digunakan untuk mengatasi tantangan individualisme yang
semakin menguat?
A. Dengan menekankan pentingnya HAM sebagai hak individu
yang harus dijaga dan diprioritaskan.
B. Dengan mendorong semua masyarakat Indonesia untuk
hidup mandiri tanpa memikirkan kepentingan bersama.
C. Dengan memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan
dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.
D. Dengan memperbolehkan kebebasan individu tanpa batas
dalam menyuarakan pendapat di media sosial.
E. Dengan menganjurkan warga negara untuk mengekspresikan
kebebasan berpendapat tanpa mempertimbangkan dampak pada masyarakat.
Jawaban: C.
22. Paham kosmopolitanisme dapat melemahkan identitas
kebangsaan dan nasionalisme suatu negara. Menurut perspektif Pancasila,
bagaimana cara yang paling tepat untuk menjaga identitas nasional Indonesia
dari pengaruh kosmopolitanisme yang berlebihan?
A. Mengisolasi Indonesia dari pergaulan internasional
agar nilai-nilai luar tidak mempengaruhi bangsa.
B. Memperkenalkan nilai-nilai Pancasila ke dalam
pergaulan global dengan tetap menghargai keberagaman budaya.
C. Mengadopsi sepenuhnya nilai-nilai universal dan
meninggalkan nilai-nilai lokal untuk kepentingan global.
D. Menghilangkan budaya nasional dan menggantikannya
dengan budaya internasional yang lebih modern.
E. Mempertahankan nilai-nilai lokal tanpa ada interaksi
dengan dunia luar agar tidak terpengaruh.
Jawaban: B.
23. Fundamentalisme pasar merupakan paham yang menganggap
bahwa mekanisme pasar adalah satu-satunya prinsip yang harus mengatur seluruh
kehidupan bermasyarakat. Bagaimana pendekatan ekonomi berdasarkan Pancasila
dapat memberikan solusi terhadap dominasi fundamentalisme pasar dalam kehidupan
ekonomi bangsa Indonesia?
A. Mengutamakan kebebasan pasar tanpa adanya campur
tangan pemerintah.
B. Mengendalikan seluruh harga pasar secara ketat tanpa
ada kebebasan individu.
C. Mengelola perekonomian nasional dengan pendekatan
ekonomi kerakyatan yang berkeadilan sosial.
D. Membiarkan individu bersaing bebas di pasar tanpa
peduli pada kesenjangan sosial.
E. Mengabaikan peran negara dan hanya mengandalkan
mekanisme pasar untuk mengatur ekonomi.
Jawaban: C
24. Radikalisme sering kali dikaitkan dengan cara-cara
kekerasan untuk mengubah tatanan sosial dan politik di suatu negara. Dalam
konteks ini, bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat mencegah perkembangan
radikalisme di Indonesia?
A. Dengan mengajarkan pentingnya ketaatan mutlak pada
satu agama tertentu.
B. Dengan membuka dialog antar-umat beragama untuk
membangun kesepahaman dan menghargai perbedaan.
C. Dengan menerapkan hukum agama tertentu sebagai hukum
nasional yang harus dipatuhi semua warga negara.
D. Dengan memperbolehkan segala bentuk protes tanpa
batasan, termasuk yang mengandung unsur kekerasan.
E. Dengan memfasilitasi setiap kelompok yang ingin
menerapkan ideologi mereka tanpa mempertimbangkan keberagaman.
Kunci Jawaban: B.
25. Intoleransi sering kali muncul di masyarakat akibat
dari kurangnya pemahaman dan penerimaan terhadap keberagaman. Bagaimana
Pancasila, khususnya sila pertama dan ketiga, dapat berfungsi sebagai solusi
untuk mencegah dan mengatasi intoleransi di Indonesia?
A. Dengan mendorong masyarakat untuk memaksakan keyakinan
agamanya pada orang lain demi kesatuan bangsa.
B. Dengan membiarkan setiap kelompok masyarakat hidup
terpisah-pisah sesuai dengan keyakinannya masing-masing.
C. Dengan mengedepankan sikap saling menghormati antar
pemeluk agama dan memperkuat persatuan dalam keberagaman.
D. Dengan mewajibkan semua warga negara untuk memeluk
satu agama yang sama agar tercipta kesatuan.
E. Dengan melarang dialog antar agama untuk menghindari
konflik yang disebabkan oleh perbedaan pandangan.
Jawaban: C.
26. Apa arti dari individualisme menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia (KBBI)?
A. Paham yang mengutamakan kepentingan kelompok
B. Paham yang menghendaki kebebasan berbuat dan menganut
kepercayaan bagi setiap orang
C. Paham yang menganggap seluruh manusia adalah anggota
dari satu komunitas
D. Paham yang menganggap ekonomi harus diatur oleh negara
E. Paham yang mementingkan kepentingan bersama daripada
individu
Jawaban: B
27. Apa yang menjadi tantangan utama bagi Indonesia dalam
menghadapi kosmopolitanisme?
A. Meningkatnya semangat nasionalisme
B. Terbentuknya pemerintahan yang otoriter
C. Kelemahan dan terkikisnya identitas kebangsaan
D. Penguatan peran ekonomi negara
E. Meningkatnya kolaborasi antarnegara
Jawaban: C
28. Fundamentalisme pasar menganggap bahwa peran negara
dalam ekonomi harus...
A. Ditingkatkan
B. Dimoderasi
C. Dikurangi sesedikit mungkin
D. Diabaikan sepenuhnya
E. Diberikan otonomi penuh
Jawaban: C
29. Bagaimana Pancasila dapat membantu Indonesia
menghadapi tantangan di era globalisasi?
A. Dengan mengadopsi nilai-nilai asing sepenuhnya
B. Dengan menghidupkan nilai-nilai tradisional yang sudah
ketinggalan zaman
C. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam merespons
tantangan global
D. Dengan menolak semua bentuk kerja sama internasional
E. Dengan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara
otoriter
Jawaban: C
30. Apa dampak dari menguatnya radikalisme di Indonesia?
A. Meningkatnya toleransi antarumat beragama
B. Terbentuknya pemerintahan demokratis yang kuat
C. Munculnya kekerasan dan pemaksaan terhadap keyakinan
agama lain
D. Meningkatnya kerjasama internasional
E. Pengurangan konflik antar komunitas
Jawaban: C
31. Apa yang dimaksud dengan kosmopolitanisme?
A. Paham yang menolak globalisasi
B. Paham yang menganggap seluruh manusia adalah anggota
dari satu komunitas global
C. Paham yang menekankan pentingnya nasionalisme
D. Paham yang mengedepankan kepentingan individu di atas
kepentingan bersama
E. Paham yang hanya berlaku di negara-negara berkembang
Jawaban: B
32. Apa yang sering menjadi alasan bagi negara untuk
tidak menindak perbuatan individu yang mengganggu ketertiban umum?
A. Takut mendapat protes dan tudingan sebagai pelanggaran
HAM
B. Kurangnya regulasi yang jelas
C. Keterbatasan sumber daya manusia
D. Kekurangan anggaran negara
E. Kurangnya dukungan internasional
Jawaban: A
33. Apa yang dimaksud dengan intoleransi dalam konteks
bernegara?
A. Penghargaan terhadap perbedaan pendapat
B. Sikap menerima semua budaya asing
C. Memaksakan keyakinan kelompok tertentu kepada pihak
lain
D. Mengedepankan kepentingan negara di atas individu
E. Penghapusan diskriminasi dalam masyarakat
Jawaban: C
34. Dalam konteks globalisasi, apa yang harus dilakukan
Indonesia untuk memanfaatkan peluang dengan baik?
A. Menolak seluruh investasi asing
B. Menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam pergaulan
global
C. Membatasi partisipasi warga negara di kancah
internasional
D. Menerapkan sistem ekonomi tertutup
E. Meningkatkan sentralisasi pemerintahan
Jawaban: B
35. Mengapa individualisme dapat menjadi ancaman bagi
Indonesia?
A. Karena mendukung kebersamaan dan gotong royong
B. Karena melemahkan rasa nasionalisme dan persatuan
C. Karena mendorong transparansi pemerintahan
D. Karena meningkatkan solidaritas sosial
E. Karena memperkuat identitas budaya lokal
Jawaban: B
36. Apa dampak dari fundamentalisme pasar terhadap
ekonomi Indonesia?
A. Meningkatkan peran negara dalam menentukan harga
B. Mendorong privatisasi ekonomi yang lebih besar
C. Mengurangi kesenjangan ekonomi
D. Memperkuat peran BUMN
E. Menciptakan ekonomi yang sepenuhnya terpusat
Jawaban: B
37. Apa arti dari kata "radikalisme" menurut
asal katanya dalam bahasa Latin?
A. Kebebasan
B. Moderasi
C. Akar
D. Persatuan
E. Kepemimpinan
Jawaban: C
38. Mengapa penting untuk mempelajari kelemahan dan
tantangan bangsa Indonesia?
A. Agar dapat mengadopsi budaya asing
B. Untuk meniru sistem politik negara lain
C. Untuk mencari tahu kelemahan negara lain
D. Untuk menghadapi tantangan dengan solusi yang tepat
berdasarkan Pancasila
E. Untuk memperkuat pengaruh asing di dalam negeri
Jawaban: D
39. Apa yang menjadi fokus utama dalam menghadapi
tantangan global bagi Indonesia?
A. Menutup diri dari pengaruh luar
B. Mengutamakan kepentingan ekonomi individu
C. Membangun kekuatan militer
D. Memperkuat nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme
E. Menghapus regulasi domestik
Jawaban: D
40. Apa yang terjadi jika kosmopolitanisme menguat di
Indonesia?
A. Meningkatnya nasionalisme
B. Penguatan identitas kebangsaan
C. Pelemahan rasa cinta tanah air
D. Peningkatan jumlah regulasi lokal
E. Menurunnya solidaritas global
Jawaban: C
41. Apa yang bisa menjadi solusi menghadapi menguatnya
paham individualisme di Indonesia?
A. Mengadopsi paham tersebut tanpa perubahan
B. Memperkuat regulasi yang mendukung HAM internasional
C. Menjalankan nilai-nilai Pancasila yang mendukung
gotong royong dan kebersamaan
D. Menghapus hukum yang berkaitan dengan hak individu
E. Menutup akses terhadap informasi global
Jawaban: C
42. Apa penyebab maraknya intoleransi di Indonesia?
A. Penerimaan yang luas terhadap keberagaman
B. Tingginya tingkat pendidikan dan wawasan
C. Kurangnya komunikasi cerdas yang mendukung keberagaman
D. Menurunnya peran agama dalam masyarakat
E. Penguatan ekonomi lokal
Jawaban: C
43. Bagaimana cara terbaik bagi Indonesia untuk
menghadapi tantangan globalisasi?
A. Menolak semua bentuk hubungan internasional
B. Mengutamakan nilai-nilai individualisme di atas
segalanya
C. Menjaga keseimbangan antara internasionalisme dan
nasionalisme
D. Mengganti Pancasila dengan ideologi baru
E. Mengikuti semua keputusan negara-negara maju
Jawaban: C
44. Mengapa penting untuk menjadikan Pancasila sebagai
pedoman dalam menghadapi tantangan era global?
A. Karena Pancasila dapat dijadikan alat politik saja
B. Karena Pancasila hanya relevan untuk masa lalu
C. Karena Pancasila dapat memandu Indonesia dalam
mengatasi masalah yang sesuai dengan nilai dan budaya lokal
D. Karena Pancasila dipaksakan oleh negara-negara asing
E. Karena tidak ada pilihan lain selain menggunakan
Pancasila
Jawaban: C
45. Apa yang diperlukan untuk menjaga identitas
kebangsaan Indonesia di tengah arus kosmopolitanisme?
A. Mengadopsi semua budaya asing
B. Menghilangkan nilai-nilai lokal
C. Menguatkan nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme
D. Mengganti bahasa Indonesia dengan bahasa asing
E. Menutup semua perbatasan internasional
Jawaban: C
MATERI 3
46. Seorang warga negara menyela antrean di loket tiket
kereta api, mendahului orang lain yang sudah lebih dulu mengantre dengan
tertib. Perilaku ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak dan
pengingkaran kewajiban warga negara karena...
a. Melanggar hak orang lain atas urutan antrean dan
kenyamanan
b. Melanggar aturan yang dibuat oleh petugas keamanan
stasiun
c. Hanya merugikan dirinya sendiri dan bukan orang lain
d. Meningkatkan efisiensi pelayanan di tempat umum
e. Tidak berdampak signifikan pada kehidupan bernegara
Kunci Jawaban: A
47. Ketika seorang warga negara tidak membuang sampah
pada tempatnya dan membiarkan sampah berserakan di ruang publik, hal ini bisa
dikategorikan sebagai pengingkaran kewajiban karena...
a. Tindakan tersebut hanya melanggar aturan kebersihan
lingkungan setempat
b. Menunjukkan ketidakpedulian terhadap kebersihan
lingkungan bersama
c. Tidak ada hukum yang mengatur secara ketat tentang
kebersihan
d. Hanya berdampak pada petugas kebersihan yang bertugas
e. Tidak memengaruhi hak orang lain di tempat umum
Kunci Jawaban: B
48. Dalam kehidupan bermasyarakat, seseorang yang dengan
sengaja melanggar lampu merah di jalan raya bukan hanya melanggar hukum, tetapi
juga...
a. Mengabaikan aturan lalu lintas sebagai haknya
b. Mengingkari kewajibannya sebagai warga negara untuk
menaati peraturan
c. Tidak memengaruhi hak pengguna jalan lainnya
d. Membela hak pribadi atas kebebasan berkendara
e. Hanya berdampak pada petugas kepolisian yang bertugas
Kunci Jawaban: B
49. Seorang siswa yang secara sengaja mencontek dalam
ujian tengah semester dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak karena...
a. Merugikan sekolah yang memberikan ujian
b. Mengabaikan tanggung jawab akademik sebagai kewajiban
siswa
c. Merusak kredibilitas sekolah dan kualitas pendidikan
d. Hanya melanggar aturan internal sekolah
e. Menyakiti perasaan siswa lain yang bekerja keras dalam
ujian
50. Ketika seseorang memanfaatkan jalur trotoar yang
diperuntukkan bagi pejalan kaki sebagai tempat parkir kendaraan bermotornya,
tindakan ini termasuk pelanggaran hak karena...
a. Mengurangi kapasitas jalan raya untuk kendaraan
b. Merugikan pendapatan pemerintah dari parkir resmi
c. Menghalangi hak pejalan kaki untuk menggunakan jalur
yang aman
d. Menghemat biaya parkir bagi pemilik kendaraan
e. Meningkatkan ketertiban lalu lintas di sekitar lokasi
Kunci Jawaban: C
51. Dalam Pasal 26 UUD NRI Tahun 1945 disebutkan bahwa
warga negara Indonesia adalah orang-orang yang termasuk bangsa Indonesia asli
dan orang-orang dari bangsa lain yang telah disahkan dengan undang-undang
sebagai warga negara Indonesia. Berdasarkan pernyataan tersebut, yang termasuk sebagai
warga negara Indonesia adalah ...
a. Semua penduduk yang tinggal di wilayah Indonesia
b. Orang-orang yang memiliki kartu identitas dari
Indonesia
c. Orang-orang dari bangsa Indonesia asli dan yang
disahkan melalui undang-undang
d. Penduduk yang hanya memiliki kartu tanda penduduk
(KTP)
e. Semua orang yang lahir di Indonesia secara otomatis
menjadi warga negara Indonesia
Kunci Jawaban: C
52. Kartu identitas seperti KTP, SIM, KK, dan paspor
merupakan dokumen yang sering digunakan sebagai bukti status kewarganegaraan
seseorang. Namun, dalam konteks hak dan kewajiban warga negara, yang paling
utama dalam menentukan kewarganegaraan seseorang adalah ...
a. Akta kelahiran
b. Pengakuan dalam peraturan perundang-undangan
c. Paspor internasional
d. Surat izin mengemudi
e. Sertifikat tanah
Kunci Jawaban: B
53. Hak asasi manusia yang dijamin dalam UUD NRI Tahun
1945 harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama sila kedua, yang
berlandaskan pada kemanusiaan yang adil dan beradab. Ini berarti bahwa setiap
warga negara harus diperlakukan berdasarkan pengakuan terhadap ...
a. Kedudukan sosial dan ras
b. Kepentingan politik dan ekonomi
c. Harkat dan martabat sebagai manusia
d. Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
e. Status kewarganegaraan dan domisili
Kunci Jawaban: C
54. Dalam upaya perlindungan hak asasi manusia, Pancasila
sebagai sumber dari segala sumber hukum Indonesia mengamanatkan bahwa seluruh
produk hukum harus mengandung asas yang mendasari kesetaraan hak bagi semua
warga negara, tanpa membeda-bedakan ...
a. Status ekonomi dan pekerjaan
b. Status pendidikan dan latar belakang keluarga
c. Suku, agama, ras, warna kulit, dan kedudukan sosial
d. Keterampilan dan kemampuan teknis individu
e. Domisili dan lokasi tempat tinggal
Kunci Jawaban: C
55. Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 bersama dengan
pasal-pasalnya mencerminkan nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh
negara. Hal ini terlihat dari kewajiban negara untuk mengakui, melindungi, dan
menjunjung tinggi hak-hak warga negara berdasarkan ...
a. Peraturan internasional
b. Pengakuan organisasi kemanusiaan dunia
c. Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab
d. Kepentingan nasional dan ekonomi
e. Tuntutan masyarakat internasional
Kunci Jawaban: C
56. Dalam konteks kewarganegaraan Indonesia, UUD NRI
Tahun 1945 menyebutkan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban warga
negara. Sebagai contoh, hak untuk mendapatkan perlindungan hukum diimbangi
dengan kewajiban untuk ...
a. Mematuhi peraturan pemerintah
b. Melindungi diri dari tindakan kriminal
c. Mengikuti aturan internasional
d. Menghindari konflik dengan hukum
e. Melaporkan kejahatan yang terjadi
Kunci Jawaban: A
57. UUD NRI Tahun 1945, bersama dengan undang-undang lain
seperti TAP MPR No. XVII/MPR/1998 tentang HAM, menjamin hak-hak warga negara
Indonesia, tetapi juga menekankan bahwa setiap hak tersebut akan selalu
disertai dengan ...
a. Pengawasan oleh pemerintah
b. Perlindungan dari negara
c. Kewajiban untuk mematuhi hukum
d. Hak yang lebih besar untuk pemerintah
e. Kewajiban untuk membayar pajak
Kunci Jawaban: C
58. Hak asasi manusia yang tercantum dalam UUD NRI Tahun
1945 tidak hanya berkaitan dengan aspek hak sipil dan politik, tetapi juga
mencakup hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya yang diakui dalam berbagai
undang-undang, termasuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2005 yang meratifikasi ...
a. Konvensi Internasional tentang Hak-Hak Perempuan
b. Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial,
dan Budaya
c. Konvensi Internasional tentang Hak Anak
d. Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan
Politik
e. Konvensi Internasional tentang Penghapusan
Diskriminasi Rasial
Kunci Jawaban: B
59. Pasal 27 ayat (3) UUD NRI Tahun 1945 menyatakan bahwa
setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan negara.
Hal ini merupakan wujud dari kewajiban warga negara untuk ...
a. Mendukung kebijakan militer
b. Melakukan bela negara dalam keadaan genting
c. Menjaga perdamaian internasional
d. Mengikuti pelatihan militer
e. Meningkatkan kemampuan ekonomi
Kunci Jawaban: B
60. Kewajiban untuk membela negara tidak hanya berlaku
dalam situasi perang atau ancaman militer, tetapi juga dalam keadaan
sehari-hari melalui partisipasi aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan
nasional. Ini tertuang dalam UUD NRI Tahun 1945, terutama dalam pasal ...
a. Pasal 30 tentang pertahanan dan keamanan
b. Pasal 28 tentang kebebasan berekspresi
c. Pasal 31 tentang pendidikan
d. Pasal 33 tentang perekonomian
e. Pasal 34 tentang kesejahteraan sosial
Kunci Jawaban: A
61. Dalam UUD NRI Tahun 1945, Pasal 28D ayat (1)
menyatakan bahwa setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan
kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum. Hal ini
menunjukkan bahwa negara harus ...
a. Memberikan prioritas pada kelompok tertentu
b. Menghapuskan segala bentuk diskriminasi
c. Menegakkan hukum tanpa pandang bulu
d. Menyediakan bantuan hukum hanya untuk warga negara
e. Menjaga keamanan hukum internasional
Kunci Jawaban: C
62. Pasal 28I UUD NRI Tahun 1945 menegaskan bahwa hak
untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, dan hak untuk tidak diperbudak merupakan
hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Hak-hak ini sering disebut
sebagai hak ...
a. Hak dasar ekonomi
b. Hak sipil terbatas
c. Hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi
d. Hak khusus warga negara
e. Hak istimewa pemerintah
Kunci Jawaban: C
63. Selain hak asasi manusia, UUD NRI Tahun 1945 juga
memberikan kewajiban kepada setiap warga negara untuk menghormati hak orang
lain. Salah satu kewajiban penting yang tercantum dalam Pasal 28J ayat (1) adalah
bahwa setiap orang wajib menghormati ...
a. Kebebasan berekspresi
b. Hukum dan pemerintahan
c. Hak asasi manusia orang lain
d. Kebijakan negara yang berlaku
e. Ketentuan internasional
Kunci Jawaban: C
64. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang
Pertahanan Negara, setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk
berpartisipasi dalam upaya bela negara. Salah satu bentuk nyata dari
partisipasi bela negara adalah ...
a. Menjaga kebersihan lingkungan
b. Membayar pajak tepat waktu
c. Mengikuti pendidikan militer
d. Mempelajari sejarah perjuangan bangsa
e. Mengikuti kegiatan sosial di masyarakat
Kunci Jawaban: C
65. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang
Perlindungan Anak juga menjamin hak-hak anak sebagai warga negara Indonesia.
Berdasarkan undang-undang ini, salah satu hak dasar yang dimiliki oleh
anak-anak di Indonesia adalah hak untuk ...
a. Mendapatkan pendidikan tinggi
b. Dipelihara oleh keluarga dan pemerintah
c. Berpartisipasi dalam urusan politik
d. Mendapatkan hak milik atas tanah
e. Memilih pemimpin negara
Kunci Jawaban: B
👉👉 KUMPULAN SOAL & JAWABAN SUMATIF TENGAH SEMESTER PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 12 SEMESTER 2 - (DISINI)
Demikianlah informasi mengenai kumpulan soal asesmen
sumatif tengah semester untuk mata
pelajaran pendidikan pancasila kelas 12 semester 1 kurikulum merdeka nasional. Semoga
seluruh soal-soal yang telah di lengkapi dengan kunci jawaban tersebut dapat
menjadi referensi bagi para siswa dalam menghadapi ulangan tengah semester. Sekian,
Semoga Bermanfaat !
