-->

√ 23 Tanya Jawab Seputar Dapodik Versi 2020

kherysuryawan.id - Pada kesempatan kali ini kembali lagi saya akan memberikan beberapa uraian singkat seputar dapodik versi 2020.
Jika pada postingan sebelumnya saya telah banyak membagikan permasalah dan solusi mengenai dapodik versi 2020 maka pada postingan kali ini saya kembali memberikan beberapa uraian berupa Tanya Jawab seputar aplikasi dapodik versi 2020.

Dengan adanya uaraian dan penjelasan mengenai tanya jawab seputar dapodik versi 2020 yang akan saya berikan pada postingan kali ini, kiranya dapat membantu para operator dapodik sekolah dalam memahami pentingnya proses tanya jawab dalam membantu keberhasilan kerja para operator dapodik sekolah.
Selain itu sekolah yang dalam hal ini kepala sekolah dan seluruh warga sekolah juga harus memahami pentingnya aplikasi dapodik untuk di gunakan pada setiap satuan Pendidikan mulai dari jenjang TK/PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK.
Baiklah untuk lebih jelasnya mengenai pentingnya dapodik bagi sekolah serta untuk memahami penggunaan aplikasi dapodik khususunya dapodik 2020, maka berikut ini 23 jenis tanya jawab umum seputar aplikasi dapodik versi 2020.


1. Apa itu Aplikasi Dapodik?
Sistem Aplikasi Dapodik adalah aplikasi penjaring data pokok pendidikan pada kelompok jenjang pendidikan dasar dan menengah di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Entitas data pokok tersebut meliputi sekolah termasuk sarana dan prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Peserta Didik dan Proses Pembelajaran di dalam rombongan belajar (Rombel).

2. Mengapa sekolah harus menggunakan Aplikasi Dapodik?
Berdasarkan Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 serta Surat Edaran Menteri mengenai aplikasi pendataan di lingkungan Kemendikbud, dinyatakan bahwa Aplikasi Dapodik merupakan aplikasi resmi yang digunakan  untuk menjaring data pokok pendidikan dasar dan menengah. Data dari Aplikasi Dapodik akan digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar dan menengah seperti: pemberian Nomor  Induk  Siswa Nasional  (NISN),  pemberin  Nomor  Unik  Pendidik  dan  Tenaga Kependidikan,  Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), tunjangan guru, Ujian Nasional, dan program-program lainnya. Oleh karena itu sekolah harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan Dapodik. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2019 tentang Data Pokok Pendidikan sebagai landasan utama pentingnya data untuk setiap proses pengambilan keputusan baik di pusat maupun di daerah.

3. Apa akibatnya jika sekolah menolak menggunakan Aplikasi Dapodik?
Data Aplikasi Dapodik digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar dan menengah.  Apabila sekolah tidak berpartisipasi aktif, maka sekolah akan rugi karena data milik mereka tidak akan sampai ke Kemendikbud. Sekolah tersebut otomatis tidak akan tersentuh program-program Kemendikbud.

4. Bagaimana tahapan update aplikasi ke versi 2020?
  • Unduh aplikasi versi terbaru (versi 2020) di laman resmi Dapodikdasmen: http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/
  • Instal aplikasi versi 2020
  • Buat folder di direktori C:/ prefill_dapodik
  • Generate prefill lalu unduh dan simpan di folder prefill_dapodik
  • Buka aplikasi dapodik
  • Registrasu dengan prefill yang baru (online atau offline)
  • Selesai
5. Apakah Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dapat menggunakan Aplikasi Dapodik?
MI, MTs dan MA berada di bawah naungan Kementerian Agama sehingga tidak dapat menggunakan Aplikasi Dapodik.

6. Apakah termasuk sekolah terpencil dan luar negeri?
Ya, tidak terkecuali.

7. Apakah username dan password harus diganti dengan yang baru?
Tidak,  tetap  menggunakan  username  dan  password yang  lama, tapi jika  menemukan masalah yang  mengharuskan,   maka  bisa mengganti  username  dan  password di  dinas Pendidikan setempat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk jenjang SD dan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan untuk jenjang SMA SMK di Dinas Pendidikan Propinsi.

8.  Peringatan sebagian data tidak masuk, apa yg harus dilakukan?
Silakan lakukan generate  ulang prefill dan registrasi ulang. Bila belum berhasil, silakan hubungi dinas kabupaten/kota setempat.

9. Bagaimana untuk sekolah baru, sekolah merger dan sekolah yang sudah tutup?
Laporkan ke dinas pendidikan kab/kota setempat untuk di teruskan ke pusat selanjutnya admin pusat yang akan melakukan tindak lanjut permasalahan tersebut.

10. Apakah aplikasi ini masih bersifat mampu bekerja dalam keadaan offline?
Ya, mekanisme tersebut masih tetap berlaku di versi ini untuk meakomodir untuk sekolah- sekolah yang memiliki keterbatasan akses internet.

11. Ketika data masih invalid ( warna merah ) apakah masih bisa sinkron ?
Tidak. Pastikan seluruh data yang berwarna merah sudah bersih, hal ini di maksudkan untuk meningkatkan kualitas data yang dikirimkan oleh sekolah.

12. Jika peringatan warning ( warna kuning ) apakah bisa melakukan Sinkron ?
Bisa. Untuk yang bertanda warning masih bisa diberikan keringanan untuk pengiriman data masih di ijinkan, namun demikian diharapkan peringatan warna kuning tersebut di perbaiki sampai bersih validasinya.

13. Apa yang dimaksud dengan data periodik, lalu bagaimana cara mengisinya?
-       Data periodik adalah data yang harus diupdate setiap periode semester tahun pelajaran, data semester lalu akan tersimpang sebagai histori dan data semester selanjutkan harus diisikan ulang karena dimungkinkan sekali akan mengalami perubahan kondisi.
-        Cara mengisi dapat dilakukan secara manual (input ulang) atau menggunakan fitur yang sudah di sediakan pada action menu lanjutkan data periodik PD atau PTK, data yang tersalin secara otomatis dari semester ganjil ke semester genap.

14.    Jika ada siswa mutasi dari sekolah lain apa yang harus di lakukan?
-         Bisa   menggunakan    fitur   mutasi   online   (tarik   PD    online   melalui   website dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id) atau mutasi manual (input ulang pada aplikasi), fitur ini bersifat pilihan.
-        Tidak  boleh  melakukan  mutasi  manual  (input  ulang  pada  aplikasi), jika  sudah melakukan mutasi online (tarik PD online).

15. Jika ada PTK mutasi/mencari jam tambahan di sekolah lain apa yang harus dilakukan?
Bisa menggunakan fitur mutasi PTK online (tarik PTK online melalui website dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id), agar sekolah baru tidak perlu menambahkan/ inputkan PTK  di sekolah baru/ sekolah ke 2 secara manual, selanjutnya pihak dinas yang akan menyetuji ptk tersebut diizinkan atau tidak untuk penambahan jam di sekolah lain.

16. Ketika sinkronisasi, berapa lama data masuk ke dalam server?
Data masuk kedalam database dan profil sekolah secara realtime, tapi untuk agregat data muncul dalam waktu 1x24 jam.

17. Apa yang dimaksud dengan dokumen  pakta integritas?
Dokumen yang menyatakan  keabsahan data dapodik oleh sekolah secara online untuk di bubuhi tanda tangani oleh kepala sekolah, pengawas sekolah, dinas kabupaten/kota.

18. Apa yang harus sekolah lakukan dengan dokumen  pakta integritas tersebut?
Dokumen tersebut dapat di serahkan oleh pihak sekolah kepada dinas pendidikan kab/kota.

19. Kapan dokumen  tersebut di kumpulkan?
Dokumen pakta integritas dapat di unduh web dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id pada saat data sekolah sudah merasa data lengkap, benar dan mutakhir, untuk selanjutnya dokumen tersebut di tanda tangani oleh sekolah, pengawas dan dinas pendidikan kab/kota.

20. Bagaimana cara mengupdate versi aplikasi?
Cek koneksi internet harus terhubung ke internet. Lakukan pengupdatean versi melalui menu pengaturan kemudian pilih Cek Pembaruan, jika laptop dalam keadaan online/terhubung internet. Maka akan terunduh secara otomatis.

21. Bagaimana cara mengajukan NUPTK  melalui dapodik?
-          Lakukan pengisian dapodik secara benar.
-          Kosongkan tabel NUPTK pada aplikasi dapodik (yang belum mempunyai NUPTK), dan yang akan memvalidasi adalah pihak dari PDSP akan di terbitkan sesuai dengan kebutuhan guru di daerahnya masing-masing dan sesuai dengan pengajuan dari Direktorat GTK.

22. Apakah validasi dan syncronisasi mengalami perubahan?
Tidak, sama dengan semester sebelumnya, baik cara dan metodologinya.

23. Jika ingin berpindah  komputer  atau laptop untuk mengerjakan Aplikasi Dapodik,  apa yang harus dilakukan?
-        Di komputer yang baru: generate  ulang prefill baru, lalu instal aplikasi dan registrasi seperti biasa. Maka akan muncul data hasil sinkronisasi terakhir;Di komputer yang lama lakukan uninstall aplikasi;
-        Jika tidak dilakukan tahapan seperti di atas, akan terjadi data berganda.

Semoga dengan adanya penjelasan yang telah saya bagikan di atas, dapat menambah wawasan anda tentang pentingnya aplikasi dapodik bagi sekolah dan dapat menggunakan aplikasi dapodik dengan baik tanpa ada kendala sedikitpun.
Demikianlah postingan kali ini, agar kiranya melalui postingan ini dapat memberikan faedah bagi siapapun yang membutuhkannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel