-->

Arti Pembelajaran Remedial dan Pengayaan pada Kurikulum 2013

Pada kegiatan pembelajaran tentunya untuk bisa mengetahui tingkat penguasaan peserta didik dalam memahami materi yang di berikan maka seorang guru perlu memberikan suatu evaluasi yang tujuannya adalah untuk mengukur tingkat penguasaan peserta didik dalam menyerap ilmu pengetahuan yang telah di pelajarinya.


Dalam pelaksanaan evaluasi tidak semua siswa akan memiliki nilai yang baik ( memiliki nilai di atas nilai KKM ) sebab tingkat penguasaan konsep tiap-tiap peserta didik pastinya berbeda-beda tergantung dari kemauan peserta didik tersebut untuk semangat dalam belajar.

Bagi peserta didik yang mendapatkan nilai yang baik atau dapat diartikan sebagai nilai yang memenuhi batas KKM tidak akan mendapatkan kendala sebab dapat dinyatakan telah tuntas dalam mengikuti mata pelajaran yang telah di ujikan namun bagaimana dengan nasib peserta didik yang belum tuntas atau belum mendapatkan nilai yang memenuhi Batasan KKM yang telah di tetapkan.
Peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah KKM pada saat mengikuti kegiatan evaluasi ataupun ujian maka peserta didik tersebut di nyatakan belum lulus atau belum tuntas dalam penguasaan materi yang telah diajarkan pada saat itu.

Bagi siswa atau peserta didik yang memiliki nilai di bawah nilai KKM dan dinyatakan belum tuntas maka pesera didik tersebut harus mengikuti kegiatan Pembelajaran yang di sebut dengan kegiatan pembelajaran remedial. Sedangkan bagi peserta didik yang telah dinyatakn lulus atau telah tuntas maka peserta didik tersebut berhak untuk mengikuti kegiatan Pengayaan.
Mungkin di antara kalian yang saat ini membaca artikel ini pernah mendengar mengenai kata Remedial maupun Pengayaan, namun sebenarnya anda masih belum memahami apa yang di maksud dengan remedial dan pengayaan terebut.

Pada artikel ini saya akan memberikan penjelasan mengenai arti dari Remedial dan Pengayaan yang sering kita dengar di sekolah, sebab hal ini umumnya di lakukan pada kegiatan-kegiatan pada satuan Pendidikan (Sekolah) baik swasta maupun negeri.

Remedial merupakan suatu program pembelajaran yang diperuntukkan bagi peserta didik yang belum mencapai nilai KKM yang telah ditetapkan oleh satuan Pendidikan dalam tiap satu Kompetensi Dasar tertentu.
Pembelajaran Remedial diberikan kepada peserta didik setelah peserta didik tersebut diketahui belum mencapai nilai KKM yang telah ditetapkan.
Pembelajaran Remedial di berikan dan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan/hak peserta didik.

Dalam pembelajaran Remedial, Guru membantu peserta didik untuk memahami kesulitan belajar yang dihadapi oleh peserta didiknya sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Pembelajaran remedial dapat dilakukan secara individu, berkelompok, ataupun dengan menggunakan sIstem Pembelajaran tutor sebaya tergantung pada tingkat persentase jumlah peserta didik yang belum tuntas maupun tingkat kesulitan belajar peserta didik.

Pengayaan merupakan program pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang telah dinyatakan tuntas atau telah melampaui nilai ambang batas KKM. Inti dari pemberian pembelajaran pengayaan adalah untuk memberikan penguatan materi, pendalaman dan perluasan dari kompetensi yang telah dipelajari.

Pengayaan diberikan kepada setiap peserta didik setelah peserta didik tersebut diketahui telah mencapai nilai ambang batas KKM. Pembelajaran pengayaan biasanya hanya diberikan sekali, tidak berulang kali sebagaimana pembelajaran remedial.

Pada pembelajaran pengayaan umumnya tidak diakhiri dengan pemberian penilaian, sebab peserta didik telah dianggap memiliki nilai yang baik.
Bentuk pelaksanaan pembelajaran pengayaan dapat dilakukan dengan model pembelajaran secara individu maupun berkelompok.

Demikianlah penjelasan yang dapat saya sajikan pada postingan artikel kali ini mengenai arti dari pembelajaran Remedial dan Pembelajaran Pengayaan.
Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda dalam dunia Pendidikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel