-->

5 Jenis Soal Asesmen kompetensi Minimum (AKM) Tahun 2021

Kherysuryawan.id – Mengenal Tipe jenis soal assessment kompetensi minimum (AKM) tahun 2021.

Salam Pendidikan, salam merdeka belajar.

Pada postingan kali ini saya akan membahas salah satu point penting yang terdapat pada dunia Pendidikan saat ini yaitu mengenai asesmen kompetensi minimum (AKM) yang merupakan pengganti dari ujian nasional (UN).

 

Seperti yang kita telah ketahui Bersama bahwa pada tahun- tahun sebelumnya untuk menjadi bahan evaluasi siswa tingkat akhir yakni kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA/SMK dan salah satu penentuan kelulusan yaitu dengan mengadakan ujian nasional atau yang biasa di sebut dengan UN. Meskipun ujian nasional sudah tidak lagi sepenuhnya menjadi penentu kelulusan bagi siswa tingkat akhir namun tentunya dengan adanya ujian nasional maka tingkat belajar siswa untuk mengasah kemampuan selama melakukan proses pembelajaran dari tingkat awal hingga tingkat akhir dapat terasah dengan baik serta menjadi tolak ukur bagi satuan Pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

 


Saat ini meskipun ujian nasional (UN) sudah ditiadakan lagi maka bukan berarti bahwa evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa dan juga melihat kualitas pada satuan Pendidikan sudah tidak ada lagi sebab mulai tahun 2021 kementerian Pendidikan dan kebudayaan akan kembali mengadakan evaluasi sebagai pengganti ujian nasional yakni dengan memberikan soal asesmen kompetensi minimum (AKM).

 

Bagi anda yang masih belum memahami tentang apa itu asesmen kompetensi minimum (AKM), maka untuk mengetahuinya berikut ini penjelasan tentang apa itu asesmen kompetensi minimum (AKM).

asesmen kompetensi minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat, sehingga untuk mengetahui kompetensi dasar siswa di perlukan sebuah tolak ukur yaitu dengan mengerjakan soal-soal asesmen kompetensi minimum (AKM).

 

Pada pemberian soal asesmen kompetensi minimum (AKM) ada 2 jenis kompetensi dasar yang perlu untuk di ukur yaitu literasi membaca dan literasi matematika (Numerasi).

Untuk lebih jelas mengenai apa itu literasi membaca dan apa itu literasi numerasi, maka silahkan anda simak penjelasannya di bawah ini :

1.   LITERASI MEMBACA

Literasi membaca merupakan suatu kemampuan  memahami, menggunakan, mengevaluasi dan merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Sebagai seorang siswa maka dituntut untuk memiliki kemampuan membaca yang baik sehingga bisa memiliki wawasan yang lebih luas. Dengan semakin berkembangnya teknologi maka diharapkan dengan rajin membaca maka sumber daya manusia tidak akan kalah dengan kemajuan teknologi.

2.   LITERASI MATEMATIKA (NUMERASI)

Literasi matematika (Numerasi) merupakan kemampuan berpikir dengan menggunakan konsep, prosedur, fakta dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

Selain diperlukan sebuah litarasi membaca siswa juga dituntut untuk bisa memiliki kemampuan numerasi yang baik agar ketika dihadapkan pada sebuah persoalan yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari maka dapat memahami masalah dengan baik dan dapat memecahkan masalah tersebut.

Setelah anda memahami tentang kompetensi yang akan di ukur pada asesmen kompetensi minimum (AKM), maka anda juga perlu memahami tentang tujuan dari diadakannya asesmen kompetensi minimum (AKM).

Ada beberapa tujuan yang diharapkan dalam pemberian asesmen kompetensi minimum (AKM) kepada peserta didik maupun kepada guru diantaranya ialah untuk mengetahui capaian kurikulum yang diberlakukan, untuk mengetahui capaian dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah, serta untuk mengetahui tingkat kemampuan kompetensi dasar yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik.

 

Pada soal asesmen kompetensi minimum (AKM) ada 5 jenis bentuk soal yang akan di gunakan pada pemberian soal AKM diantaranya ialah :

1.   Bentuk soal pilihan ganda

( peserta didik hanya di haruskan memilih satu jawaban yang dianggap paling benar dari beberapa pilihan yang disajikan pada setiap soal pilihan ganda)

2.   Bentuk soal pilihan ganda kompleks

(peserta didik boleh memilih lebih dari satu jawaban yang dianggap benar pada setiap soal pilihan ganda kompleks)

3.   Bentuk soal menjodohkan

(peserta didik menjawab soal yaitu dengan cara menarik garis dari satu titik ketitik lainnya yang merupakan pasangan dari pertanyaan dengan jawaban yang dianggap sesuai/benar)

4.   Bentuk soal isian singkat

(peserta didik menjawab soal dengan mengetikkan atau menuliskan kata-kata ataupun angka sesuai dengan jawaban yang dianggap benar dari soal yang disajikan)

5.   Bentuk soal uraian

(peserta didik menjawab soal dengan memberikan penjelasan dalam bentuk kalimat sesuai dengan kemampuan peserta didik dalam memahami soal yang di sajikan.

 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai asesmen kompetensi minimum (AKM) yang merupakan pengganti dari ujian nasional yang telah dicanangkan oleh kemendikbud untuk dilaksanakan di tahun 2021, semoga dengan informasi ini maka anda yang membacanya bisa memiliki pengetahuan dasar tentang AKM itu sendiri sehingga ketika akan di terapkan nantinya maka anda pun bisa mempersiapkan diri dengan baik.

Semoga postingan ini bermanfaat untuk menambah wawasan anda dalam dunia Pendidikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel