Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 4 Semester 1

Kherysuryawan.id – Rangkuman seni budaya kelas 7 Bab 4 “Menyanyi dengan Lebih Satu Suara”.

Sahabat pendidikan, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sajian materi pelajaran khususnya materi seni budaya kelas 7 Bab 4 tentang Menyanyi dengan Lebih Satu Suara. Materi ini nantinya akan di pelajari pada pembelajaran di semester 1 kurikulum 2013.

 


Kita ketahui bahwa pada pembelajaran kurikulum 2013 setiap sekolah sudah memiliki buku paket kurikulum 2013 untuk semua mata pelajaran. Nah pada pembelajaran seni budaya kelas 7 maka buku yang akan digunakan yaitu buku siswa dan buku guru seni budaya kelas 7 kurikulum 2013 edisi revisi terbaru.

 

Pembelajaran seni budaya dirancang berbasis aktivitas dalam sejumlah ranah seni budaya, yaitu seni rupa, seni musik, seni tari dan teater yang diangkat dari kekayaan seni dan budaya sebagai warisan budaya bangsa. Aktivitas pembelajaran seni budaya tidak hanya dirancang di dalam kelas tetapi dapat melalui aktivitas baik yang diselenggarakan oleh sekolah maupun di luar sekolah atau masyarakat sekitar. Materi muatan lokal dapat ditambahkan pada materi pembelajaran seni budaya yang digali dari kearifan lokal dan relevan dalam kehidupan siswa sehingga diharapkan dapat menambah pengayaan dari buku ini.

 

Pembelajaran seni budaya menekankan pada pendekatan belajar siswa aktif. Siswa diajak dan berani untuk mencari sumber belajar yang tersedia di lingkungan sekolah, rumah atau tempat tinggal serta masyarakat. Guru dapat memperkaya kreasi dalam bentuk aktivitas lain yang sesuai dan relevan yang bersumber pada dari lingkungan sosial dana alam sekitar.

 

Melalui postingan ini saya akan memberikan ringkasan atau lebih tepatnya rangkuman materi seni budaya untuk pembelajaran di kelas 7 SMP khususnya pada materi Bab 4 tentang Menyanyi dengan Lebih Satu Suara. Tentunya dengan mempelajari materi yang telah diringkas akan semakin memudahkan para pelajar yang akan menggunakannya sebagai bahan pebelajaran.

Seluruh materi ini merupakan materi yang bersumber dari buku siswa seni budaya kelas 7 kurikulum 2013 edisi revisi terbaru.

 

Adapun materi yang akan di pelajari pada pelajaran seni budaya kelas 7 Bab 4 Menyanyi dengan Lebih Satu Suara yaitu sebegai berikut :

 

A. Musik Ansambel

B. Musik Indonesia

C. Memainkan Alat Musik Melodis

 

Dalam mempelajari materi seni budaya kelas 7 bab 4 ini, maka siswa dituntut untuk bisa mendapatkan beberapa manfaatnya diantaranya yaitu sebagai berikut :

 

Pada Bab 4, siswa diharapkan dapat mengapresiasi dan berkreasi seni musik, yaitu:

1. mencintai keragaman warisan budaya terutama lagu-lagu dan musik daerah;

2. melakukan asosiasi alat musik dari daerah-daerah di Indonesia, dengan gaya dan keramah-tamahan masing-masing suku bangsa;

3. memainkan musik ansambel lagu-lagu daerah di Indonesia dan

4. memainkan alat musik melodis lagu daerah sesuai dengan gaya dan isi lagu.

 

Dari beberapa tujuan pembelajaran diatas, maka berikut ini isi ringkasan materi seni budaya kelas 7 bab 4 tentang Menyanyi dengan Lebih Satu Suara.

 

Bab 4 Menyanyi dengan Lebih Satu Suara

A. Musik Ansambel

Alat musik dalam permainan musik ansambel menurut fungsinya dapat dibagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut.

1. Kelompok Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis berfungsi untuk memberikan irama. Contoh alat musik ritmis yaitu triangle, gendang dan, ketipung.

 

2. Kelompok Alat Musik Melodis

Alat musik melodis adalah alat musik yang berfungsi membawakan melodi suatu lagu. Alat musik ini memiliki nada-nada sehingga dapat mengeluarkan rangkaian nada Contoh alat musik melodis yaitu rebab dan mandolin.

 

3. Kelompok Alat Musik Harmonis

Alat musik harmonis adalah alat musik yang berfungsi sebagai pengiring dan dapat mengeluarkan paduan nada sekaligus. Contoh alat musik harmonis yaitu sampek dan sasando

 

B. Teknik Memainkan Alat Musik

Berikut beberapa alat musik di Indonesia.

1. Angklung

Angklung adalah alat musik dari daerah Jawa Barat dan Banten.

Alat musik angklung berkat jasa Pak Daeng, dibedakan menjadi angklung pembawa melodi dan angklung pengiring. Angklung melodi terdiri dari dua tabung bambu, sedangkan angklung pengiring terdiri atas tiga atau empat tabung bambu.

 

2. Seruling Bambu

Alat musik seruling bambu juga berkembang seperti angklung. Di Sulawesi Selatan yaitu di Toraja dan di Sulawesi Utara seruling bambu telah dipakai sebagai musik ansambel, demikian juga di Nusa Tenggara Timur. Alat musik seruling dibedakan menjadi seruling pembawa melodi dan seruling pengiring. Seruling pengiring berfungsi sebagai akor dan bas. Akor bunyi nada seruling terdiri dari tiga seruling, misalkan untuk akor C mayor berarti seruling satu bunyi nadanya c, seruling dua bunyi nadanya e, dan seruling tiga bunyi nadanya g.

 

3. Sasando

Alat musik sasando berasal dari abupaten Rotedau di Nusa Tenggara Timur, yang sudah sukar dijumpai. Pakaian tenun Rote dan Tiilangga topi khas Rote yang masih bisa dijumpai.

Pak Jer. A. P yang tinggal di Kupang tepatnya di Liliba jalan ke arah Timor Leste, memodifikasi sasando sehingga menjadi sasando elektrik. Tanpa daun lontar suara alat musik ini sudah jelas terdengar.

 

4. Calung

Masyarakat banyak yang me[1]nyamakan calung dengan angklung, karena melihat bentuknya yang hampir sama. Meskipun hampir sama, namun cara membunyikan alat musik tersebut sangat berbeda. Angklung agar keluar bunyinya hanya digo[1]yangkan, sedangkan calung harus dengan cara memukul batang-batang bambu.

 

5. Kolintang

Alat musik kolintang merupakan alat musik asli daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Nama kolintang menurut masyarakat Minahasa berasal dari suaranya, tong (nada rendah), ting (nada tinggi), dan tang (nada biasa). Dalam bahasa daerah setempat berarti, ajakan ”Mari kita lakukan Tong Ting Tang” atau Mangemo kumolintang. Ajakan tersebut akhirnya berubah menjadi kata kolintang agar mudah dilafalkan oleh masyarakat.

 

C. Memainkan Alat Musik Melodis

Teknik Bermain Rekorder

Rekorder alat musik bukan asli bangsa kita, suara yang dihasilkan kurang bagus, terlebih jika rekorder ditiup dengan keras dan tidak beraturan. Suaranya memekakkan telinga. Telinga bisa rusak, tetapi alat ini praktis dan mempunyai nada standar, sehingga sering kali digunakan di sekolah untuk praktik musik ansambel.

 

Agar bunyi rekorder terdengar bulat, maka waktu meniup bersamaan seperti menyebut thu/tu dan tho/to.

 

Demikianlah isi dari materi seni budaya kelas 7 Bab 4 tentang Menyanyi dengan Lebih Satu Suara, dan bagi anda yang ingin melihat rangkuman materinya, maka berikut ini isi rangkumannya :

 

Setiap alat musik instrumen memiliki ciri dan karakter tersendiri dalam memainkan. Ada yang ditiup, dipetik, dipukul. Memainkan sasando dengan dipetik, angklung dengan menguncang-guncang sehingga bagian angklung akan saling berhentakan dan menimbulkan bunyi. Teknik memainkan alat musik tiup berhubungan dengan pernapasan. Rekorder alat musik tiup tentu memerlukan pernapasan yang baik dan keterampilan dalam penjarian.

 

Membaca notasi merupakan kemampuan yang perlu terus dikembangkan. Kemampuan membaca notasi dianggap penting karena permainan musik tradisi saat ini sudah banyak yang ditulis menggunakan notasi.

 

Demikianlah ringkasan beserta rangkuman materi seni budaya kelas 7 Bab 4 tentang Menyanyi dengan Lebih Satu Suara yang bisa saya sajikan melalui postingan ini, semoga postingan ini bisa bermanfaat dan bisa membantu para pelajar yang akan menggunakannya sebagai bahan pembelajaran.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel