Rangkuman Materi PPKN Kelas 4 Unit 4 Kurikulum Merdeka

Kherysuryawan.id – Materi PPKN Kelas 4 SD Unit 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka “ Negaraku Indonesia”

Halo sahabat kherysuryawan, kita ketahui Bersama bahswa mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib untuk di pelajari di setiap satuan pendidikan dan salah satunya pada sekolah jenjang SD.

 


Pada kesempatan kali ini admin kherysuryawan akan mencoba untuk menyajikan materi pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) kelas 4 SD Semester 2 kurikulum merdeka khususnya materi yang ada pada Bab 4 tentang Negaraku Indonesia.

 

Disini admin kherysuryawan akan membuat sebuah rangkuman yaitu rangkuman materi yang ada pada mata pelajaran PPKN kelas 4 SD Unit 4/Bab 4 kurikulum merdeka. Adapun materi rangkuman ini bersumber dari materi yang ada di buku paket atau buku teks pelajaran PPKN kelas 4 SD Kurikulum merdeka. Bagi anda yang di sekolahnya telah menerapkan pembelajaran kurikulum merdeka dan sedang membutuhkan rangkuman materi PPKN kelas 4 Bab 4 tentang Negaraku Indonesia, maka anda bisa mendapatkannya pada artikel ini.

 

Belajar tentunya membutuhkan sebuah rangkuman dari materi yang akan dipelajari. Dengan membuat rangkuman maka akan lebih memudahkan bagi siswa dalam belajar. Rangkuman berisikan kumpulan materi inti yang menjadi materi terpenting dalam pembelajaran. Siswa akan lebih cepat tanggap dan mudah memahami materi jika materi yang di sajikan lebih ringkas dan terperinci.

 

Perlu diketahui bahwa materi PPKN Kelas 4 Unit 4 tentang Negaraku Indonesia yang akan dipelajari di kelas 4 SD kurikulum merdeka terdiri atas 4 kegiatan belajar yakni kegiatan belajar 1, kegiatan belajar 2 dan kegiatan belajar 3, dan kegiatan belajar 4.

 

Tujuan dari pembelajaran dikegiatan 1 yaitu :

·         Peserta didik dapat menjelaskan makna Negara Kesatuan Republik Indonesia

Tujuan dari pembelajaran dikegiatan 2 yaitu :

·         Peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memperkuat Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

·         Peserta didik dapat menganalisis arti penting Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Tujuan dari pembelajaran dikegiatan 3 yaitu :

·         Peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memperkuat Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

·         Peserta didik dapat menganalisis arti penting Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Tujuan dari pembelajaran dikegiatan 4 yaitu :

·         Peserta didik dapat menunjukkan sikap bangga sebagai bangsa Indonesia

 

Berikut ini Rangkuman Materi PPKN Unit 4 “Negaraku Indonesia” yang akan di pelajari di kelas 4 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka.

 

UNIT 4 Negaraku Indonesia

KEGIATAN BELAJAR 1

Dalam kegiatan belajar 1, guru mengajak peserta didik untuk mempelajari materi yang berkaitan makna NKRI dan karakteristik wilayah NKRI yang bertujuan untuk lebih mengenalkan NKRI kepada peserta didik.

 

Mengenal Negara Kesatuan Republik Indonesia

Upacara bendera merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk memupuk rasa cinta kepada tanah air. Sebenarnya, rasa cinta kepada tanah air tidak hanya melalui kegiatan upacara bendera saja. Akan tetapi sangat banyak, misalnya mengenal lebih dekat apa sih Negara Kesatuan Republik Indonesia itu

Mengenal lebih dekat Negara Kesatuan Republik Indonesia maksudnya kita sebagai warga negara Indonesia harus mengetahui halhal penting yang berkaitan ada hubungannya dengan negara kita.

 

Untuk lebih mengenal negara, kita bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan mengetahui sejarah diproklamasikannya negara kita serta penting juga jika kalian mengetahui karakteristik wilayah negara kita. Hal itu dilakukan supaya dalam diri kita tertanam rasa bangga dan cinta kepada tanah air Indonesia. Oleh karena itu dalam pertemuan yang pertama ini, ibu akan mengupas peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia dan memperkenalkan kepada kalian wilayah negara kita yang sangat luas ini.

 

Tepat sekali. Pada 17 Agustus 1945 bertempat di kediaman Ir. Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, teks proklamasi dibacakan oleh Ir. Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta pada pukul 10.00. Kemudian, dikibarkan bendera Merah Putih hasil jahitan Ibu Fatmawati oleh S.K Trimurti dan Latief Hendraningrat yang dibantu oleh Soehoed. Setelah, bendera Merah Putih dikibarkan dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan maka saat itulah Indonesia menjadi bangsa dan negara yang merdeka dan mempunyai kedudukan yang sejajar dengan bangsa lainnya yang lebih dahulu merdeka. Satu hal yang harus kita ingat dan kita banggakan bahwa bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaan bukan merupakan hadiah dari bangsa penjajah tetapi bangsa Indonesia berhasil memerdekakan dirinya sendiri.

 

Pasal 25 A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyebutkan bahwa “Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan oleh undang-undang”. Dengan demikian, meskipun wilayah Indonesia terdiri atas ribuan pulau, tetapi semuanya terikat dalam satu kesatuan negara, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia,”

 

KEGIATAN BELAJAR 2

Dalam kegiatan belajar 2, guru mengajak peserta didik untuk mempelajari materi yang berkaitan dengan keutuhan NKRI. Pada pertemuan pertama guru mengarahkan peserta didik untuk memahami materi tentang faktor-faktor yang dapat memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan pada pertemuan kedua membahas tentang arti penting keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Pentingnya Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

1. Faktor-faktor yang Memperkuat Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Ada tiga faktor yang dapat memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ketiga faktor tersebut merupakan pemersatu seluruh bangsa Indonesia. Nah, berikut ini akan dijelaskan makna dari ketiga faktor tersebut.

 

a. Sumpah Pemuda

Kalian masih ingat pelajaran PPKn pada waktu di kelas empat? Sewaktu kalian di kelas empat kalian telah belajar mengenai makna Sumpah Pemuda. Supaya pemahaman kalian lebih mantap, pada pelajaran kali ini akan diuraikan lagi mengenai Sumpah Pemuda.

 

Sumpah Pemuda lahir setelah melihat adanya perpecahan di antara rakyat Indonesia. pada waktu itu, rakyat Indonesia berjuang hanya mementingkan daerahnya saja sehingga kaum penjajah sangat mudah menghancurkan perjuangan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, dengan Sumpah Pemuda perpecahan tersebut diubah penjadi persatuan dan kesatuan.Sumpah Pemuda merupakan kebulatan tekad para pemuda dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Mereka rela meninggalkan identitas kesukuan diganti dengan identitas kebangsaan Indonesia dengan satu tujuan, yaitu kemerdekaan Indonesia. Sumpah Pemuda diikrarkan oleh para pemuda Indonesia dalam Kongres Pemuda II di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 1928.

 

Berikut ini isi rumusan Sumpah Pemuda :

Dalam isi rumusan Sumpah Pemuda tersebut terkandung nilai utama, yaitu satu nusa (tanah air), satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Nah, nilai inilah yang dapat memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

b. Pancasila

Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila mengandung bermacam-macam nilai yang menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila digali dari akar budaya bangsa Indonesia sehingga Pancasila merupakan cerminan kepribadian bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila tidak digali dari nilai-nilai budaya asing. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa nilainilai Pancasila merupakan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

 

Mengapa Pancasila dapat mempersatukan dan memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia? Hal itu dikarenakan nilai-nilai Pancasila bersifat universal atau menyeluruh. Keutuhan NKRI akan tetap terjaga jika semua rakyat Indonesia menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Perpecahan atau konflik antarsuku bangsa yang terjadi di Indonesia selama ini sebab utamanya adalah karena masyarakat Indonesia telah mengabaikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 

c. Bhinneka tunggal ika

Semboyan Bhinneka tunggal ika berarti berbeda-beda tetapi tetapi satu jua. Inti dari semboyan ini adalah adanya persatuan dalam berbagai perbedaan. Semboyan ini telah ada sejak zaman kerajaan Majapahit. Semboyan ini terdapat dalam kitab Sutasoma yang dikarang oleh Empu Tantular. Semboyan inilah yang mendorong Mahapatih Gajah Mada untuk mempersatukan seluruh kerajaan-kerajaan di Nusantara di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit.

 

Semboyan Bhinneka tunggal ika telah diwariskan kepada rakyat Indonesia saat ini. Semboyan tersebut menjadi alat dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia yang beraneka ragam.

 

2. Arti Penting Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Keberhasilan pembangunan di suatu negara salah satunya ditentukan oleh kekuatan negara tersebut dalam menjaga keutuhan negaranya. Begitu juga dengan proses pembangunan di Indonesia sangat memerlukan keutuhan negara yang di dalamnya terdapat semangat persatuan dan kesatuan di antara rakyat Indonesia. Dengan demikian, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai peranan penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan yang sedang dilaksanakan negara kita.

 

Pada saat ini dunia tengah memasuki suatu era yang disebut era globalisasi. Indonesia sebagai salah satu negara di dunia ini, juga tengah melalui globalisasi. Dalam era globalisasi, batas-batas negara seolah-olah dianggap tidak ada sehingga berbagai pengaruh dari negara lain dalam segala bidang dapat dengan mudah masuk ke Indonesia. Hal ini bisa menimbulkan dampak positif maupun negatif. Kita harus menerima sepenuhnya dampak positif globalisasi. Akan tetapi, kita harus mencegah dampak negatif dari globalisasi tersebut. Salah satu cara terbaik untuk menangkal pengaruh globalisasi adalah dengan memperkokoh keutuhan negara. Artinya, kita harus bersatu untuk menangkal atau mencegah seluruh dampak negatif globalisasi. Kita harus bersatu dengan menjadikan Pancasila sebagai alat untuk menangkal dampak negatif tersebut. Jika kita tercerai-berai kita akan sulit menangkal dampak negatif dari globalisasi tersebut.

 

KEGIATAN BELAJAR 3

Dalam kegiatan belajar tiga, guru mengajak peserta didik untuk mempelajari materi yang berkaitan dengan sikap/perilaku yang menjaga dan merusak keutuhan NKRI.

Pada pertemuan pertama guru mengarahkan peserta didik untuk memahami materi tentang sikap dan perilaku yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan, pada pertemuan kedua membahas tentang sikap dan perilaku yang keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Perilaku yang Menunjukkan Sikap Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus selalau dijaga dengan menjaga ketahanan bangsa dan negara. Ketahanan adalah kekuatan hati, kekuatan fisik, dan kesabaran diri. Ketahanan nasional merupakan kekuatan, kemampuan, dan daya tahan negara dalam menghadapi tantangan, ancaman, dan gangguan yang datang dari dalam maupun dari luar negeri yang dapat membahayakan bangsa dan negara. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus selalu menjaga ketahanan fisik dan jiwa agar terhindar dari perpecahan. Ancaman yang dapat menimbulkan perpecahan, di antaranya adalah perselisihan antarsuku bangsa atau agama, pelanggaran hukum, perebuatan kekuasaan, tindakan sewenang-wenang, rasa dendam dan iri hati, pergaulan bebas, dan sebagainya. Hal-hal itulah yang yang kita hindari agar kerukunan hidup bermasyarakat dapat terjaga dan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus selalau dijaga dengan menjaga ketahanan bangsa dan negara. Ketahanan adalah kekuatan hati, kekuatan fisik, dan kesabaran diri. Ketahanan nasional merupakan kekuatan, kemampuan, dan daya tahan negara dalam menghadapi tantangan, ancaman, dan gangguan yang datang dari dalam maupun dari luar negeri yang dapat membahayakan bangsa dan negara. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus selalu menjaga ketahanan fisik dan jiwa agar terhindar dari perpecahan. Ancaman yang dapat menimbulkan perpecahan, di antaranya adalah perselisihan antarsuku bangsa atau agama, pelanggaran hukum, perebuatan kekuasaan, tindakan sewenang-wenang, rasa dendam dan iri hati, pergaulan bebas, dan sebagainya. Hal-hal itulah yang yang kita hindari agar kerukunan hidup bermasyarakat dapat terjaga dan tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Berikut ini beberapa contoh perilaku yang menunjukkan sikap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam berbagai lingkungan kehidupan.

 

1. Dalam Kehidupan di Rumah, di antaranya sebagai berikut:

a. Rukun dengan anggota keluarga yang lain, misalnya rukun dengan saudara.

b. Menjaga nama baik keluarga ketika bergaul dengan orang lain.

c. Tidak memaksakan kehendak kepada anggota keluarga yang lain.

d. Menghargai perbedaan pendapat.

e. Saling menghormati dan menyayangi dengan anggota keluarga yang lain.

 

2. Dalam Kehidupan di Sekolah, di antaranya sebagai berikut:

a. Rukun dengan teman.

b. Tidak membedakan-bedakan teman dalam bergaul.

c. Menghargai dan menghormati pendapat teman.

d. Menghormati guru.

e. Saling tolong dan saling berbagi dengan teman.

 

3. Dalam Kehidupan di Masyarakat, di antaranya sebagai berikut:

a. Saling menghormati dengan anggota masyarakat lainnya.

b. Ikut serta dalam kegiatan gotong royong.

c. Menolong tetangga yang tertimpa musibah.

d. Tidak memaksakan kehendak kepada anggota masyarakat lainnya.

e. Menghormati dan menghargai hak orang lain.

 

4. Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, di antaranya sebagai berikut:

a. Melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

b. Menghormati dan menghargai keberadaan suku bangsa lain.

c. Melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

d. Tidak membeda-bedakan suku, agama, dan daerah.

e. Mau bekerja keras untuk membangun bangsa.

 

KEGIATAN BELAJAR 4

Dalam kegiatan belajar 4, guru mengajak peserta didik untuk mempelajari materi yang berkaitan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

 

Bangga Jadi Anak Indonesia

Kita semua harus bangga menjadi anak Indonesia. Rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dapat mempertinggi harga diri bangsa. Harga diri bangsa akan rendah atau merosot jika warganya tidak mempunyai rasa bangga terhadap bangsanya sendiri.

Selain itu, karena kita dilahirkan di Indonesia. Jadi sudah sepantasnya kita bangga sebagai bangsa Indonesia.

 

Bangsa Indonesia mempunyai kekayaan yang melimpah ruah, mempunyai ribuan pulau, terdiri dari berbagai suku bangsa dan budaya serta agama. Akan tetapi meskipun bangsa kita terdiri dari berbagai suku bangsa, budaya serta agama, bangsa kita tidak terpecah belah dan tetap bersatu sampai sekarang

 

Perilaku yang dapat ditampilkan sebagai bukti kita bangga menjadi anak Indonesia diantaranya yaitu: u harus belajar yang rajin, giat bekerja sesuai dengan kemampuan, mengembangkan bakat yang dimiliki dengan giat berlatih, mengikuti upacara bendera, menyukai barang-barang buatan Indonesia, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, menghormati bendera Merah Putih dan lagu Indonesia Raya, menyukai lagu-lagu Indonesia, menyukai film-film Indonesia, memilih idola tokohtokoh Indonesia dan bangga akan jasa para pahlawan kusuma bangsa.

 

Itulah rangkuman materi PPKN Kelas 4 SD Kurikulum merdeka Unit 4 tentang “ Negaraku Indonesia”.

Bagi anda yang membutuhkan Buku teks pelajaran PPKN Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka maka anda bisa mendapatkan filenya di bawah ini :

 

  • Buku Guru & Siswa PPKN Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka (DISINI)

 

Demikianlah informasi mengenai rangkuman / ringkasan materi pelajaran PPKN untu kelas 4 SD kurikulum merdeka yang ada pada Unit 4 yaitu tentang  “ Negaraku Indonesia”. Semoga sajian materi diatas dapat menjadi bahan pembelajaran yang bermanfaat baik bagi siswa maupun bagi guru dalam pembelajaran di kurikulum merdeka.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel