Jawaban T3.4 Tes Pemahaman Tema 3 Diklat Pendidikan Inklusif

Kherysuryawan.id – Kunci Jawaban Tes Pemahaman Tema 3 Diklat Pendidikan Inklusif.

Halo sahabat kherysuryawan yang berbahagia, selamat berjumpa kembali di website pendidikan ini. Pada kesempatan kali ini admin akan membahas tentang soal tes pemahaman yang nantinya akan di kerjakan oleh para peserta yang dalam hal ini bapak/ibu guru yang mengikuti diklat Pelatihan Pendidikan inklusif Tingkat Dasar di Ruang GTK.

 


Bagi bapak/ibu guru yang mengikuti Diklat Pelatihan Pendidikan inklusif Tingkat Dasar di Ruang GTK, maka nantinya pasti akan mengikuti dan mempelajari seluruh materi yang di sajikan dalam LMS. Sebagai informasi bahwa nantinya peserta akan mengerjakan soal-soal yang ada pada setiap tema. Adapun jumlah tema yang akan di pelajari yaitu ada 4 tema dan di setiap tema terdiri atas 2 topik.

 

Bagi bapak ibu guru yang telah menyelesaikan materi pada Tema 3,  maka di akhir materi akan ada yang namanya Tes Pemahaman Tema 3. Disana guru wajib menjawab soal yang disajikan agar bisa lulus dan bisa melanjutkan pembelajaran ke tema berikutnya. Apabila guru tidak berhasil lulus maka masih ada kesempatan untuk mengulang sebanyak 4 kali jadi jumlah kesempatan yang di berikan yaitu 5 kali tes.

 

Berikut ini informasi mengenai aturan tes yang perlu untuk di pahami dalam mengikuti diklat Pelatihan Pendidikan inklusif Tingkat Dasar di Ruang GTK :

Sebelum mengerjakan, harap perhatikan beberapa ketentuan penting berikut:

·       Nilai Ambang Batas: Anda diharapkan mencapai nilai minimal 80 untuk dinyatakan lulus pada tema ini.

·       Kesempatan Mengerjakan: Anda diberikan kesempatan maksimal 5 (lima) kali percobaan. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperoleh hasil yang optimal.

·       Prasyarat Akses ke Tema Berikutnya: Pencapaian nilai minimal merupakan syarat mutlak. Jika Anda tidak memenuhi nilai minimal (80) hingga batas percobaan berakhir, Anda tidak dapat melanjutkan akses ke materi pembelajaran berikutnya di LMS.

·       Pendaftaran Ulang: Bagi peserta yang belum berhasil mencapai nilai minimal setelah 5 kali percobaan, Anda dipersilakan untuk mendaftar kembali pada angkatan berikutnya.

 

Nah, untuk memudahkan bagi bapak/ibu guru dalam mengerjakan soal tes pemahaman Tema 3, maka disini admin telah menyiapkan kunci jawaban secara lengkap dan kiranya bisa membantu bapak/ibu guru dalam memilih jawaban yang paling benar. Seluruh jawaban yang di sajikan pada artikel ini telah di akurasi kebenarannya sehingga bisa dipastikan jika rubrik soal sama dengan yang ada di artikel ini maka anda pasti akan lulus.

 

Baiklah bagi bapak/ibu guru yang ingin mendapatkan kunci jawaban T3.4. Tes Pemahaman Tema 3, maka berikut ini sajian lengkapnya :

 

KUNCI JAWABAN T3.4. TES PEMAHAMAN TEMA 3 DIKLAT PENDIDIKAN INKLUSIF

1. Tujuan utama dari Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP) adalah….

A. Meningkatkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran 

B. Memfokuskan pembelajaran pada murid berprestasi tinggi 

C. Meningkatkan standar penilaian akademik 

D. Meningkatkan akses bagi semua peserta didik 

KUNCI JAWABAN : D

 

2. Pilihan berikut yang paling tepat mencerminkan prinsip beragam cara aksi dan ekspresi adalah….

A. Menyediakan video dan audio sebagai alternatif dari teks tertulis

B. Memberikan pilihan tugas berdasarkan minat murid, seperti membuat cerita, komik, atau presentasi.

C. Menyusun tempat duduk sesuai nilai tertinggi untuk menumbuhkan semangat kompetisi.

D. Meminta seluruh murid mengerjakan soal latihan dalam format yang sama.

KUNCI JAWABAN : B

 

3. Pak Rendi ingin membantu siswanya memahami konsep pecahan secara lebih mendalam. Ia menggunakan gambar, video interaktif, dan manipulatif konkret seperti kue plastik dan penggaris. Berdasarkan pendekatan neurosains, strategi Pak Rendi terutama mengaktifkan jaringan otak yang mana?

A. Jaringan Emosional, karena semua murid merasa senang dengan pembelajaran

B. Jaringan Pengenalan, karena membantu murid memahami informasi melalui berbagai bentuk representasi 

C. Jaringan Strategis, karena murid diminta menyampaikan hasil pemahamannya.

D. Jaringan Afektif, karena mendorong kerja sama dan rasa percaya diri murid.

KUNCI JAWABAN : B

 

4. Pak Danu ingin menerapkan prinsip beragam cara representasi dalam pembelajaran sains agar semua murid dapat memahami materi secara optimal. Manakah dari pilihan berikut yang merupakan contoh penerapan prinsip tersebut?

A. Menugaskan murid untuk berdiskusi dalam kelompok mengenai hasil eksperimen.

B. Menyediakan penjelasan konsep melalui teks, gambar ilustrasi, dan video animasi.

C. Memberi penghargaan bagi murid yang menyelesaikan tugas dengan baik.

D. Memberikan pilihan kepada murid untuk membuat laporan dalam bentuk esai atau video.

KUNCI JAWABAN : B

 

5. Pak Aris ingin menciptakan suasana kelas yang mendorong kerja sama dan rasa saling percaya. Strategi berikut yang paling mendukung tujuan tersebut adalah….

A. Menyediakan waktu rutin untuk kegiatan refleksi dan diskusi sosial.

B. Memberikan tugas individu tanpa adanya sesi kerja kelompok bersama.

C. Menetapkan kelompok tetap tanpa rotasi selama satu semester penuh.

D. Menyusun tempat duduk murid berdasarkan urutan nilai akademik.

KUNCI JAWABAN : A

 

6. Contoh penerapan prinsip representasi dalam DUP adalah….

A. Menyediakan materi ajar dalam bentuk teks, audio, dan gambar

B. Mengizinkan murid menulis esai, membuat presentasi, dan membuat video.

C. Memberikan tugas berbasis proyek di lingkungan terdekatnya

D Mengajak murid berdiskusi dalam kelompok kecil dan kelompok besar

KUNCI JAWABAN : A

 

7. Pak Dani adalah guru kelas V di sebuah madrasah ibtidaiyah (MI). Saat memasuki awal tahun ajaran baru, ia melihat bahwa ruang kelasnya cukup sempit, pencahayaan redup, dan susunan kursi terlalu padat. Selain itu, ada seorang murid pengguna kursi roda yang ditempatkan di bagian belakang kelas karena keterbatasan ruang. Pak Dani ingin menata ulang ruang kelas agar semua murid dapat belajar dengan nyaman dan setara. Jika Pak Dani ingin menetapkan prioritas dalam penataan lingkungan fisik yang inklusif, tindakan mana yang paling tepat dilakukan terlebih dahulu?

A. Memasang poster-poster motivasi untuk membangkitkan motivasi murid dalam belajar.

B. Menyediakan loker untuk penyimpanan barang murid agar ruangan tidak terlalu padat.

C. Membuat dekorasi dinding dari hasil karya murid untuk memperindah kelas.

D. Menyusun ulang meja dan kursi agar jalur sirkulasi lebih luas dan dapat diakses oleh pengguna kursi roda 

KUNCI JAWABAN : D

 

8. Prinsip DUP mencakup tiga jaringan otak yang terlibat dalam pembelajaran. Manakah yang bukan termasuk jaringan tersebut? 

A. Jaringan strategis

B. Jaringan kognitif 

C. Jaringan pengenalan 

D. Jaringan afektif 

KUNCI JAWABAN : B

 

9. Desain Universal dalam konteks pendidikan adalah…. 

A. Desain kelas yang mengutamakan penggunaan alat bantu fisik 

B. Desain kurikulum yang hanya fokus pada murid dengan kebutuhan khusus

C. Desain lingkungan belajar yang dapat diakses, dipahami, dan digunakan oleh semua murid tanpa memandang usia, ukuran, kemampuan, atau kecacatan 

D. Desain materi ajar yang hanya menggunakan teknologi tinggi 

KUNCI JAWABAN : C

 

10. Contoh dari prinsip keterlibatan dalam DUP adalah….

A. Menyediakan pilihan tema proyek yang relevan dengan minat murid.

B. Memberikan soal ujian tertulis dengan membedakan konten materi sesuai kemampuan murid.   

C. Meminta semua murid menulis laporan eksperimen menggunakan aplikasi pembelajaran digital.

D. Memberikan murid pilihan membuat podcast, poster, atau presentasi video untuk menyampaikan pemahaman.

KUNCI JAWABAN : A

 

11. Dalam pendekatan DUP, lingkungan belajar idealnya dirancang untuk…

A. Memungkinkan semua murid mengakses dan memahami pelajaran dengan adil dan setara.

B. Memfokuskan pembelajaran pada murid-murid yang mengalami hambatan dalam pembelajaran.

C. Mengakomodasi kebutuhan kelompok siswa dengan berkebutuhan khusus apapun jenisnya.

D. Menggunakan teknologi canggih sebagai alat bantu dalam pembelajaran di kelas.

KUNCI JAWABAN : A

 

12. Pak Yusuf adalah guru di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia menyadari bahwa interaksi antar murid di kelasnya kurang harmonis. Beberapa murid sering menyendiri, dan sebagian lainnya tampak mendominasi diskusi kelas. Ia ingin menciptakan lingkungan non-fisik yang mendukung kolaborasi, rasa saling percaya, dan partisipasi setara. Langkah manakah yang paling tepat dilakukan Pak Yusuf untuk membangun lingkungan non-fisik yang inklusif?

A. Menentukan kelompok belajar berdasarkan nilai agar kelompoknya seimbang.

B. Menyediakan waktu rutin untuk kegiatan “sharing circle” di mana murid bebas mengungkapkan pendapat dan pengalaman tanpa dihakimi.

C. Menugaskan murid untuk duduk dengan teman yang sama setiap hari.

D. Menyampaikan nasihat motivasi di awal pelajaran secara satu arah.
KUNCI JAWABAN : B

 

13. Pilihan berikut yang paling tepat mencerminkan prinsip beragam cara keterlibatan adalah….

A. Mengizinkan murid memilih bentuk tugas yang sesuai dengan kekuatan mereka.

B. Menyediakan video, teks, dan infografis untuk menjelaskan materi.

C. Mengaitkan topik pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari murid

D. Memberikan penguatan kepada murid yang aktif bertanya dan menjawab

KUNCI JAWABAN : C

 

14. Alya adalah murid kelas V di Madrasah An-Nur yang memiliki hambatan pendengaran ringan. Ia menggunakan alat bantu dengar, namun masih kesulitan menangkap informasi saat guru mengajar sambil membelakangi kelas atau saat suara di dalam ruang terlalu bergema. Posisi duduknya saat ini berada di belakang kelas dan dekat dengan jendela yang bising karena lalu lintas. Guru ingin menata ulang lingkungan fisik agar Alya bisa lebih mudah mengikuti pembelajaran.Penataan lingkungan fisik yang paling tepat untuk membantu Alya mengikuti pembelajaran dengan lebih baik adalah….

A. Menempatkan Alya di dekat jendela agar ia bisa melihat pemandangan luar.

B. Menambahkan karpet warna-warni dan poster besar di seluruh dinding kelas.

C. Menyediakan musik instrumental pelan selama proses belajar berlangsung.

D. Mengatur posisi duduk Alya di depan kelas dan dekat dengan arah pandang guru.

KUNCI JAWABAN : D

 

15. Manakah yang merupakan tujuan utama dari DUP dalam proses pembelajaran?

A. Menyamakan semua bentuk metode penilaian yang digunakan untuk setiap murid.

B. Meningkatkan keberhasilan semua murid melalui akses yang fleksibel dan dukungan beragam.

C. Menyeragamkan cara belajar dan hasil akhir seluruh murid tanpa membedakan kebutuhan.

D. Menyediakan pelatihan terbatas hanya bagi guru di bidang pendidikan khusus saja

KUNCI JAWABAN : B

 

16. Strategi pengajaran yang mencerminkan prinsip keterlibatan adalah….

A. Menghubungkan materi dengan minat murid dan memberikan pilihan cara belajar.

B. Menyusun kelompok berdasarkan kemampuan dan memberikan tugas yang disesuaikan berdasarkan kelompok tersebut.

C. Memberikan latihan rutin kepada murid dengan frekuensi dan durasi yang dibedakan sesuai dengan kemampuan mereka.

D. Meminta murid memilih mengerjakan kuis dalam aplikasi pembelajaran digital yang disukainya.

KUNCI JAWABAN : A

 

17. Bu Santi adalah guru kelas II di sebuah MI yang baru menerima murid dengan hambatan penglihatan ringan. Saat ini, ruang kelas memiliki pencahayaan minim, jendela tertutup tirai gelap, dan papan tulis agak buram. Ia ingin segera menata ruang kelas agar mendukung semua murid, terutama yang memiliki hambatan visual ringan. Langkah manakah yang sebaiknya Bu Santi prioritaskan untuk menciptakan lingkungan fisik yang lebih inklusif dan mendukung pembelajaran?

A. Mengganti tirai dengan bahan yang lebih terang agar cahaya alami masuk ke dalam kelas.

B. Memindahkan murid dengan hambatan penglihatan ke kursi paling depan.

C. Menambah poster dan hiasan warna-warni agar kelas lebih menarik.

D. Menyediakan lemari baru untuk menyimpan alat peraga.

KUNCI JAWABAN : A

 

18. Contoh implementasi prinsip representasi yang tepat dalam pembelajaran adalah….

A. Memberikan soal latihan dalam platform aplikasi yang aksesibel.

B. Menyediakan video dan diagram untuk memperkuat pemahaman konsep.

C. Mengizinkan murid membuat podcast atau video untuk mempresentasikan tugas.

D. Menggunakan buku teks digital yang terintegrasi dengan aplikasi text to speech

KUNCI JAWABAN : B

 

19. Di kelas Bu Rini, terdapat beberapa murid yang sering terlihat enggan berpartisipasi dalam diskusi, mudah tersinggung, dan tampak kurang percaya diri. Setelah berdiskusi dengan wali murid, diketahui bahwa sebagian murid merasa tidak nyaman karena takut salah dan khawatir diejek oleh teman. Bu Rini ingin menata ulang lingkungan non-fisik kelasnya agar semua murid merasa aman dan diterima. Langkah manakah yang paling tepat dilakukan Bu Rini sebagai prioritas dalam penataan lingkungan non-fisik di kelasnya?

A. Memberikan hadiah setiap minggu kepada murid yang paling aktif.

B. Mengatur ulang tempat duduk murid berdasarkan hasil belajar.

C. Menyusun kode etik kelas bersama murid, termasuk aturan saling menghargai.

D. Mengajak murid berdoa sebelum belajar agar suasana tenang.

KUNCI JAWABAN : C

 

20. Bu Mira memperhatikan sebagian muridnya enggan berbicara dan takut salah. Ia ingin menciptakan suasana kelas yang lebih aman dan suportif. Langkah paling tepat yang dapat dilakukan adalah….

A. Mengatur pembagian kelompok berdasarkan keaktifan agar interaksi lebih efisien.

B. Menyediakan sesi berbagi pengalaman agar murid saling memahami satu sama lain.

C. Memberikan penguatan kepada murid yang aktif bertanya dan menjawab.

D. Menyusun perjanjian kelas bersama murid tentang saling menghargai dan tidak menertawakan kesalahan.

KUNCI JAWABAN : D

 

21. Contoh dari prinsip aksi dan ekspresi adalah….

A. Meminta murid memilih mengerjakan kuis dalam aplikasi pembelajaran digital yang disukainya.

B. Menyusun kelompok berdasarkan kemampuan dan memberikan tugas yang disesuaikan berdasarkan kelompok tersebut.

C. Memberikan pilihan kepada murid untuk menunjukkan pemahaman melalui drama, tulisan, atau gambar.

D. Menyediakan poster dan video animasi tentang materi pembelajaran untuk penguasaan konsep mendalam.

KUNCI JAWABAN : C

 

22. Bu Nina memperhatikan beberapa muridnya tampak kurang bersemangat dan tidak fokus saat pelajaran berlangsung. Ia kemudian memberikan waktu refleksi, memilih aktivitas berbasis minat murid, serta memberi pujian yang spesifik. Berdasarkan teori tiga jaringan otak dalam belajar, pendekatan Bu Nina terutama menstimulasi….

A. Jaringan Afektif, karena menyentuh motivasi, minat, dan keterlibatan belajar.

B. Jaringan Pengenalan, karena materi disampaikan dengan media yang bervariasi.

C. Jaringan Strategis, karena murid diberi kesempatan menyampaikan idenya.

D. Jaringan Verbal, karena murid diminta membaca dan mendengar instruksi

KUNCI JAWABAN : A

 

23. Konsep inti dari Desain Universal dalam pembelajaran adalah…

A. Mewujudkan lingkungan belajar fleksibel yang digunakan oleh semua murid.

B. Menyediakan layanan secara terpisah bagi murid berkebutuhan khusus.

C.  Mengutamakan penggunaan teknologi dalam semua bentuk kegiatan pembelajaran.

D. Menyesuaikan kurikulum untuk murid-murid yang mengalami hambatan belajar

KUNCI JAWABAN : A

 

24. Beberapa murid di kelas Pak Anton merasa takut berpendapat. Langkah awal yang paling tepat untuk membangun lingkungan non-fisik yang positif adalah….

A. Menyusun aturan kelas bersama murid untuk membangun rasa aman.

B. Mengatur rotasi kelompok diskusi agar interaksi murid lebih merata.

C. Memberikan pujian terbuka saat murid mencoba menyampaikan pendapat.

D. Mengajak murid membuat refleksi bersama setelah kegiatan pembelajaran

KUNCI JAWABAN : A

 

25. SMP Tunas Harapan memiliki murid baru yang menggunakan kursi roda, tapi saat ini madrasah tidak memiliki jalur landai di pintu masuk kelas. Selain itu, ternyata posisi papan tulis terlalu tinggi, meja dan kursi terlalu rapat, AC rusak dan ruangan terasa panas, serta tidak ada tempat duduk nyaman yang bisa digunakan murid saat beristirahat. Jika Sekolah hanya memiliki dana terbatas, penyesuaian apa yang paling tepat dilakukan terlebih dahulu?

A. Membuat jalur landai sederhana di pintu masuk kelas.

B. Memasang AC agar ruangan tidak terlalu panas.

C. Menambahkan sofa di pojok kelas untuk area istirahat

D. Mengganti papan tulis dengan model digital interaktif.

KUNCI JAWABAN : A

 

26. Di kelas Pak Rudi, terdapat beberapa murid yang cenderung menarik diri, termasuk Fara, seorang murid dengan hambatan komunikasi sosial ringan. Ia jarang berinteraksi dengan teman dan tampak kurang percaya diri saat diminta berpendapat. Pak Rudi ingin menciptakan suasana yang mendukung interaksi sosial dan membangun rasa percaya diri semua murid, termasuk Fara. Strategi berikut yang paling mendukung tujuan tersebut adalah….

A. Menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh murid setiap pagi hari.

B. Mengelompokkan murid pendiam terpisah dari murid yang aktif berbicara.

C. Meminta seluruh murid menulis jurnal pribadi tentang kegiatan sehari-hari.

D. Menyediakan sesi refleksi kelompok rutin seperti kegiatan "sharing time" .

KUNCI JAWABAN : D

 

27. Madrasah Al-Hikmah memiliki murid baru dengan hambatan penglihatan ringan. Ruang kelasnya memiliki pencahayaan redup, papan tulis buram, jendela tertutup tirai tebal, dan materi ajar hanya tersedia dalam teks cetak hitam-putih. Jika madrasah hanya dapat melakukan satu perubahan besar dalam waktu dekat, tindakan mana yang paling prioritas untuk mendukung kebutuhan murid tersebut?

A. Membuka tirai dan mengganti lampu agar pencahayaan kelas menjadi lebih terang.

B. Menyiapkan spidol warna agar memudahkan murid tersebut membaca tulisan guru di papan tulis.

C. Memfasilitasi materi pembelajaran dengan cetak print yang lebih besar font hurufnya.

D. Mengatur tempat duduk baru di dekat jendela dan dekat dengan meja guru.

KUNCI JAWABAN : A

 

28. Tujuan utama penerapan prinsip DUP adalah….  

A. Meningkatkan interaksi sosial yang terjadi antara murid di dalam kelas

B. Meningkatkan akses dan partisipasi seluruh murid dalam proses belajar.

C. Menyesuaikan kurikulum untuk kebutuhan murid yang sangat bervariasi.

D. Mengandalkan penggunaan perangkat yang aksesibel dalam pembelajaran.

KUNCI JAWABAN : B

 

29. Rafi adalah murid kelas IV di Madrasah Al-Hikmah yang berada dalam spektrum autisme. Ia memiliki kemampuan membaca yang baik, tetapi sering merasa kewalahan di lingkungan yang bising dan sulit mengikuti instruksi lisan panjang. Di kelas, ia mudah terdistraksi saat teman bicara keras, dan sering menenangkan diri dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Guru ingin membuat penyesuaian agar Rafi bisa belajar dengan lebih nyaman, namun hanya memiliki sumber daya terbatas.Tindakan prioritas yang paling tepat dilakukan guru untuk mendukung Rafi adalah….

A. Menempatkan Rafi di dekat jendela agar mendapat udara segar dan cahaya alam.

B. Menyediakan ruang istirahat khusus dengan pencahayaan terang dan suara musik latar.

C. Menghias dinding kelas dengan warna cerah dan hiasan yang mencolok agar lebih menarik

D. Mengatur tempat duduk Rafi di area yang lebih tenang dan menjauh dari sumber kebisingan.

KUNCI JAWABAN : D

 

30. Contoh strategi yang sejalan dengan prinsip aksi dan ekspresi dalam DUP adalah….

A. Memberikan murid pilihan membuat podcast, poster, atau presentasi video untuk menyampaikan pemahaman .

B. Memberikan tugas dengan mengelompokkan murid berdasarkan kemampuan dan kebutuhannya. 

C. Memberikan soal ujian tertulis dengan membedakan konten materi sesuai kemampuan murid. 

D. Meminta semua murid menulis laporan eksperimen menggunakan aplikasi pembelajaran digital.
KUNCI JAWABAN : A

 

LIHAT JUGA :

👉👉KUNCI JAWABAN TES PEMAHAMAN TEMA 1 PENDIDIKAN INKLUSIF - (DISINI)

👉👉KUNCI JAWABAN TES PEMAHAMAN TEMA 2 PENDIDIKAN INKLUSIF - (DISINI)

👉👉KUNCI JAWABAN TES PEMAHAMAN TEMA 4 PENDIDIKAN INKLUSIF - (DISINI)


Demikianlah informasi yang bisa admin bagikan mengenai soal dan kunci jawaban Tes Pemahaman Tema 3 pada Diklat Pelatihan Pendidikan inklusif Tingkat Dasar di Ruang GTK, semoga artikel ini dapat membantu bapak/ibu guru dalam menyelesaikan tugas yang ada dalam diklat pendidikan inklusif tersebut dan bisa menjadi referensi pembelajaran yang bermakna. Sekian dan Terimakasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel